Top! Mahasiswa AKAFARMA dan AKFAR PIM Ikut Jaga Pos Check Point. Siap Tangkal Penyebaran Covid-19

MALANG – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya sudah diberlakukan sejak Minggu, 17 Mei 2020 pukul 00.00. Perbatasan Kota Malang dijaga ketat dengan adanya pos check point PSBB. Penjagaan pos dilaksanakan selama 24 jam. Warga luar kota tidak diizinkan masuk ke Kota Malang kecuali yang dari kabupaten maupun Kota.

Penjagaan di check point wilayah Kota Malang dijaga oleh personel gabungan dari Polresta Malang Kota, Kodim 0833 Kota Malang, Dishub dan Dinkes Kota Malang serta tim BPBD Kota Malang. Dua perguruan tinggi dibawah naungan Yayasan Putera Indonesia Malang (PIM) tak mau kalau ikut serta dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Kota Malang.

Yakni mahasiswa Akademi Analis Farmasi dan Makanan (AKAFARMA) dan Akademi Analis Farmasi (AKFAR). Dibawah naungan Dinkes Kota Malang, turut berpartisipasi dalam penjagaan di check point Kota Malang. Mahasiswa AKAFARMA dan AKFAR tergabung dalam KSR dan Himpunan Mahasiswa (Hima) tersebar di seluruh titik lokasi check point sebagai wakil dari tenaga kesehatan.

Direktur AKAFARMA PIM, Dr. Misgiati., M.Pd. mendukung keterlibatan mahasiswa dalam penjagaan di check point ketika PSBB Kota Malang diberlakukan. “Kami mendukung keterlibatan mereka di pos check point, baik secara materi maupun sisi kesehatan mereka. Kami memberikan multivitamin serta terus memantau kesehatan mereka,” terangnya.

Sebelas mahasiswa AKAFARMA dan AKFAR yang mengikuti kegiatan tersebut, diantaranya 7 mahasiswa AKAFARMA dan 4 mahassiwa AKFAR PIM. Mereka tergolong mahasiswa aktif di organisasi Hima dan KSR PIM. Mereka yang bertugas antara lain mahasiswa AKAFARMA, Faris Afifur Rahman, Azmi Farra Dhia, Adin Firmansyah, Elsa Ayura Prastika Navyri, Ika Wahyu Lailatul Citra Ningrum, Ezar Pradana Hidayat, Ferdio Achmad Fachrur Rozi. Sedangkan AKFAR yang merupakan tim KSR yakni Dian Retno Sari, Selvi Nabila Simahate, Novianti Dwi Anggraeny dan Rima Rachmadani.

“Kami sangat bangga berpartisipasi dalam penjagaan tertib PSBB Kota Malang. Saya juga berterima kasih terhadap Dinkes Kota Malang atas kepercayaannya terhadap institusi kami dalam penertiban PSBB Malang Raya utamanya berharap rasa tanggungjawab untuk kedisiplinan diri dalam penerapan physical distancing,’ ucap Azmi, mahasiswa AKAFARMA semester 6, yang juga lulusan SMK PIM. (mar)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
1
Hubungi kami via WhatsApp.
Powered by